Kamis, 27 November 2014

Macam Macam Sistem informasi


1. Sistem Informasi Akutansi : Sistem informasi yang menyajikan informasi yang dipakai oleh dipakai fungsi  akutansi. Sistem ini mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan di sebuah perusahaan atau organisasi.
2. Sistem Informasi Manufaktur : Sistem informasi yang bekerja sama dengan sistem informasi lain untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan.
3. Sistem Informasi SDM : Sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan khususnya di bagian personalia.
4. Sistem Informasi Keuangan : Sistem informasi yang menyediakan informasi pada fungsi keuangan yang menyangkut keuangan perusahaan.
5. Sistem Informasi Pemasaran : Sistem Informasi yang menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh fungsi pemasaran.
Sebenarnya masih banyak lagi macam sistem informasi yang telah diterapkan di berbagai perusahaan demi menunjang efektifitas dan efisiensi jalannya proses bisnis yang ada. Kelima sistem informasi diatas adalah yang dianggap paling sering atau sangat umu terdapat di sebuah perusahaan.

Komponen Fisik Sistem Informasi:

Komponen Fisik pada Sistem Informasi:


1. Perangkat keras komputer : CPU, storage, perangkat input/output, terminal untuk interaksi, media komunikasi data.

2. Perangkat lunak komputer : perangkat lunak sistem (sistem operasi dan utilitinya), perangkat lunak umum aplikasi (bahasa pemrograman), perangkat lunak aplikasi (aplikasi akuntansi dll).

3. Basis data : penyimpanan data pada media penyimpan komputer.

4. Prosedur : langkah-langkah penggunaan sistem.

5. Personil : yang mengoperasikan sistem, menyediakan masukan, mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung sistem.

komponen Sistem informasi

Sistem informasi memiliki komponen berupa subsistem yang merupakan elemen elemen yang lebih kecil yang membentuk sistem informasi tersebut misalnya bagian input, proses, output. Tanpa ketiga itu sistem informasi tidak dapat berjalan dengan baik.



1. Input : sekumpulan data yang akan kita olah menjadi sebuah informasi yang nantinya akan kita sajikan bagi masyarakat.

2. Proses : suatu kegiatan dimana kita mengolah seluruh data yang ada untuk menghasilkan suatu informasi .

3. Output : informasi-informasi yang dapat dengan mudah di peroleh, di mengerti dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Definisi Sistem informasi



Kualitas Informasi tergantung dari 3 hal, yaitu informasi 
harus :
 1. Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. 

2. Tepat pada waktunya, berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. 

 3. Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda.

Dari 3 hal tersebut maka akan di dapatkan sebuah nilai dari informasi tersebut. Nilai informasi ditentukan dari dua hal, yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.
terdapat beberapa kata kunci :

1. Berbasis komputer dan sistem manusia dan mesin

  • Berbasis komputer : perancang harus memahami pengetahuan komputer dan pemrosesan informasi.
  • Sistem manusia mesin : ada interaksi antara manusia sebagai pengelola dan mesin sebagai alat untuk memroses informasi. Ada proses manual yang harus dilakukan manusia dan ada proses yang terotomasi oleh mesin. Oleh karena itu diperlukan suatu prosedur/manual sistem.

2. Sistem basis data terintegrasi

  • Adanya penggunaan basis data secara bersama-sama (sharing) dalam sebuah data base manajemen system.

3. Mendukung operasi

  • Informasi yang diolah dan di hasilkan digunakan untuk mendukung operasi organisasi.
 

Minggu, 23 November 2014

Aplikasi Sistem Informasi Akademik Berbasis Android








Wuiss keren abiss, mungkin jadi refrensi temen-temen yang suka coding untuk menyimak hal dibawah ini, artikel ini saya kutip dari mas Lumbung. ChekidoT!

Jurnal Android ini tentang aplikasi sistem informasi akademik berbasis android dengan memanfaatkan web service. Pengembangan dari aplikasi ini pernah diseminarkan di KNSI STIKOM Bali bulan februari lalu. Lumayan tuh, bisa jadi judul skripsi bagi rekan-rekan yang belum punya judul skripsi.
Tampilannya masih sederhana, saya memanfaatkan sebuah class khusus untuk mengatur layout pada tampilan dashboard. Sehingga tombol-tombol yang nangkring disana akan fleksibel mengikuti ukuran layar. Hanya ada beberapa menu-menu standar, seperti melihat nilai, jadwal, cek kehadiran dosen, rangking angkatan, info kampus.
Berikut beberapa tampilannya :
aplikasi ini tidak bisa berjalan di android versi 2,3 ke atas :( . Masalahnya ialah di android 2,3 ke atas pengaksesan via httprequest tidak diperbolehkan langsung dari main UI.
Ayoo sipa yang berminat dengan coding aplikasi ini?? Share..... Salam, salam. Keren lah....

By Muhammad Randy chaniago,hady prasmana,doni perdana

Sejarah Universitas Bina Darma


Add caption

Atas prakarsa Prof. Ir. H. Bochari Rachman, M.Sc. dan kawan-kawan pada tanggal 28 Desember 1993 didirikan Yayasan Bina Darma dengan Akte Notaris Alia Ghani, S.H. Nomor : 95. Kemudian tanggal 10 Maret 2001 terjadi perubahan pendiri Yayasan Bina Darma berdasarkan akte notaris Thamrin nomor : 6.
Maksud dan tujuan didirikannya Yayasan ini antara lain untuk turut serta secara aktif membantu pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan cita-cita nasional dan turut serta membantu pemerintah dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. 
Mengingat sarana dan prasarana yang disediakan oleh Yayasan sudah cukup memadai untuk menyelenggarakan suatu program pendidikan tinggi di Sumatera Selatan, maka didirikanlah 2 (dua) Sekolah Tinggi yaitu Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Darma dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Darma.
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Darma yang diasuh dan dibina oleh Yayasan Bina Darma berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud RI. Nomor : 027/D/O/1994, tanggal 18 Mei 1994, STMIK Bina Darma mendapat status TERDAFTAR. Pada tahun 2001, STMIK Bina Darma mendapat status TERAKREDITASI untuk kedua program studi yang diselenggarakan, yaitu Program Studi Sistem Informasi (SI) dan  Program  Studi  Teknik Informatika (TI) jenjang program strata satu (S1). Berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan  Tinggi  Departemen  Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 005/BAN-PT/Ak-X/S1/VI/2006 tanggal 15 Juni 2006 untuk Program Studi Teknik Informatika (S1) dan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 018/BAN-PT/Ak-XI/S1/VIII/2007 tanggal  18 Agustus 2007 untuk Program Studi Sistem Informasi (S1).
Kemudian pada tahun 1995, berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Dikti Depdikbud Nomor : 488/DIKTI/Kep/1995, tanggal 29 Nopember 1995, STMIK Bina Darma mendapat status TERDAFTAR untuk Program Studi Manajemen Informatika  dan Komputerisasi Akuntansi jenjang program Diploma I (D1). Pada tahun 1998, STMIK Bina Darma menambah lagi beberapa program studi berdasarkan Surat  Keputusan  Dirjen  Dikti  Nomor : 083/D/O/1998 tanggal 4 Maret 1998 STMIK Bina Darma mendapat status TERDAFTAR untuk Program Studi Manajemen Informatika, Komputerisasi Akuntansi dan Teknik Komputer jenjang program Diploma Tiga (D.III). Program Studi Teknik Komputer (D III) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 011/BAN-PT/Ak-VIIDpl/IX/2007 tanggal 29 September 2007.  Program Studi Komputerisasi Akuntansi (III) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 005/BAN-PT/Ak/Dpl-III/VI/2005 tanggal 8 Juni 2005  dan berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 007/BAN-PT/Ak-VIII/Dpl-III/VI/2008 tanggal 20 Juni  2008 untuk Program Studi Manajemen Informatika (D III) .
Yayasan Bina Darma juga menyelenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Darma berdasarkan SK. Mendikbud RI. Nomor : 046/D/O/1994, tanggal 7 Juli 1994. Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 019/BAN-PT/Ak-X/S1/XII/2006 tanggal 8 Desember 2006. Program Studi Manajemen (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 012/BAN-PT/Ak-IX/S1/VII/2005 tanggal 21 Juli 2005. 
Pada tahun 1998 berdasarkan surat keputusan Dirjen Dikti nomor : 127/DIKTI/Kep/1998 tahun 1998 dibuka Program Studi Manajemen Perusahaan dan Administrasi Bisnis jenjang program Diploma Tiga (D III) dengan status TERDAFTAR. Kedua program studi tersebut sudah mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 007/BAN-PT/AK-VII/Dpl/VIII/2007 tanggal 11 Agustus 2007 untuk Program Studi Manajemen Perusahaan (D III) dan berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 005/BAN-PT/AK-VII/Dpl/VVII/2007 tanggal 10 Juli  2007 untuk Program Studi Administrasi Bisnis (D III).
Kemudian sejalan dengan berjalannya waktu, maka pada tanggal 30 April 2001 berdasarkan Akte Notaris Thamrin nomor : 36, Yayasan Bina Darma mengambil alih pengelolaan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Graha Darma. Yayasan Bina Darma mengubah nama Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Graha Darma menjadi Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Bina Darma berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor : 143/D/0/2001 tanggal 27 Agustus 2001.
Pada perkembangan selanjutnya atas segala usaha dan prestasi semua unsur yang ada di ketiga Sekolah Tinggi yang berada dalam naungan Yayasan Bina Darma yaitu Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Darma, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Darma dan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Bina Darma digabung menjadi Universitas berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 112/D/0/2002 tanggal 7 Juni 2002 tentang Penggabungan 3 (tiga) Sekolah Tinggi menjadi Universitas dan Penambahan izin penyelenggaraan program studi baru yang diselenggarakan oleh Yayasan Bina Darma di Palembang. Sehubungan dengan itu maka untuk Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Darma berubah menjadi Fakultas Ilmu Komputer, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Darma berubah menjadi Fakultas Ekonomi, dan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) berubah menjadi Fakultas Bahasa dan Sastra, dan ditambah dua fakultas lagi yaitu Fakultas Teknik dengan Program Studi Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknologi Industri jenjang studi strata satu (S1), dan Fakultas Psikologi dengan Program Studi Psikologi jenjang studi strata satu (S1).  Program Studi Teknologi Industri (S1) dan Program Studi Teknik Sipil (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 001/BAN-PT/Ak-X/S1/I/2007 tanggal 13 Januari  2007.  Program Studi Teknik Elektro (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 021/BAN-PT/Ak-X/S1/XII/2006 tanggal 30 Desember  2006.
Universitas Bina Darma adalah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang mengasuh dan mengembangkan ilmu dan keahlian profesional pada 7 (tujuh) fakultas dengan program studi unggulan tiap fakultas yang berada di Sumatera Selatan. Universitas Bina Darma yang saat ini mengelola 7 (tujuh)  fakultas dengan 19 program studi, mempunyai komitmen untuk menciptakan lulusan yang siap kerja dan dapat diterima di masyarakat. Untuk itulah Universitas Bina Darma mengusahakan Sertifikasi dari International Organization for Standarization ( ISO 9001:2000 ), dan pada tanggal 7 Juli 2003 telah memperoleh Sertifikasi dengan nomor Registrasi 04100. 30981. Dengan telah ditetapkan system manajemen mutu ISO 9001 : 2000 di Universitas Bina Darma maka setiap aktivitas dilaksanakan dengan terencana dan hasilnya dapat diukur secara objektif. Hal ini berarti proses belajar mengajar di Universitas Bina Darma telah sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku, sehingga lulusannya sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat.
Kemudian di akhir tahun 2004, melalui Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor:  4376/D/T/2004, tanggal 2 November 2004 tentang Ijin Penyelenggaraan Program Studi Manajemen (S2) pada Universitas Bina Darma, Universitas Bina Darma mendapatkan kepercayaan untuk membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen, dengan konsentrasi Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Sistem Informasi dan Akuntansi Manajemen, Manajemen Pendidikan yang mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 004/BAN-PT/Ak-VI/S2/VI/2008 tanggal 13  Juni 2008.
Pada tanggal 8 September 2005, melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi  Nomor: 3024/D/T/2005 Universitas Bina Darma mendapatkan kepercayaan untuk menyelenggarakan Program Studi Ilmu Komunikasi jenjang studi strata satu (S1) dibawah Fakultas Ilmu Komunikasi.  Pada tanggal 19 Oktober 2006, melalui surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 3960/D/T/2006 Universitas Bina Darma mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (S1).  dan  melalui surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 2042/D/T/2008 tanggal 30 Juni 2008 Universitas Bina Darma mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Olahraga  (S1) dibawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bina Darma, yang terdiri dari:  Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (S1) dan Program Studi Pendidikan Olahraga (S1).

Jumat, 21 November 2014

Konsep Dasar Sistem

Pengertian Sistem Informasi

konsep sistem informasi





Konsep Dasar Sistem


Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel-variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu. Sistem bisa berupa abstraksi atau fisis (Gordon B. Davis, 2002). Sistem yang abstrak adalah susunan yang teratur dari gagasan-gagasan atau konsepsi yang saling tergantung. Sedangkan sistem yang bersifat fisis adalah serangkaian unsur yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan (Tata Sutabri, 2004).



Dari definisi di atas maka dapat diketahui manfaat sistem yaitu untuk menyatukan atau mengintegrasikan semua unsur yang ada dalam suatu ruang lingkup, dimana komponen-komponen tersebut tidak dapat berdiri sendiri. Komponen atau sub sistem harus saling berintegrasi dan saling berhubungan untuk membentuk satu kesatuan sehingga sasaran dan tujuan dari sistem tersebut dapat tercapai. Pendekatan sistem yang merupakan kumpulan dari komponen atau elemen-elemen merupakan definisi yang lebih luas dibandingkan dengan pendekatan sistem yang prosedural.

Definisi lain dari sistem adalah kumpulan dari bagian-bagian yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama atau sekumpulan objek-objek yang saling berelasi dan berinteraksi (Hanif Al Fata, 2007).




Konsep Dasar Serta Pengertian Data dan Informasi

Data dalah kumpulan fakta yang tidak teroganisir. Pengolahan data akan mengubah data mentah menjadi informasi (Nurwono, 1994). Informasi adalah hasil pengolahan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem menjadi bentuk yang mudah dipahami oleh penerimanya dan informasi ini menggambarkan kejadian-kejadian nyata untuk menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada, sehingga dapat digunakan untuk pengambilan suatu keputusan. Sumber informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata (Tata Sutabri, 2004).
Kualitas dari suatu informasi tergantung dari 3 (tiga) hal yaitu :
1.      Akurat (accurate)
Informasi harus bebas dari kesalahan dan tidak boleh menyesatkan. Akurat juga berarti bahwa informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.
2.      Tepat waktu (timelines)
Informasi yang sampai pada penerima tidak boleh tertunda. Informasi yang sudah usang nilainya akan berkurang. Karena informasi merupakan landasan didalam pengambilan suatu keputusan.
3.      Relevan (relevance)
Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk penggunanya. Relevansi informasi untuk setiap orang, satu dan lainnya pasti berbeda.



Transformasi Data Menjadi Informasi

Data hanyalah sekumpulan fakta. Namun fakta-fakta tersebut bisa memberikan suatu informasi penting setelah diolah oleh proses-proses pengolahan, analisis, dan sintesis. Pada sistem terkomputerisasi proses penyimpanan data, proses pengolahan, analisis, dan sintesis dan proses penampilan informasi bisa dilakukan oleh komputer.

Contoh data adalah: kumpulan data produk kerajinan, nota-nota transaksi perusahaan, dan sebagainya. Data tersebut akan diolah menjadi suatu informasi. Contoh Informasi adalah: Nilai rata-rata mahasiswa untuk matakuliah tertentu (diperoleh dari penjumlahan seluruh data nilai suatu matakuliah dibagi dengan jumlah mahasiswa). Contoh yang lain adalah: laporan pendapatan perusahaan (diperoleh dari analisa nota-nota transaksi perusahaan).

Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan (Tata Sutabri, 2004).
Manfaat adanya sistem informasi dalam suatu instansi yaitu:
1.      Menyajikan informasi guna mendukung pengambilan suatu keputusan.
2.      Menyajikan informasi guna mendukung operasi harian.
3.      Menyajikan informasi yang berkenaan dengan kepengurusan.
Beberapa komponen sistem informasi dapat diklasifikasikan sebagai :
1.      Perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang berfungsi sebagai mesin.
2.  Manusia (people) dan prosedur (procedures) yang merupakan manusia dan tata cara menggunakan mesin.
3.      Data merupakan jembatan penghubung antara manusia dan mesin agar terjadi suatu proses pengolahan data.