Kamis, 18 Februari 2016
Coding Array
package KelompokASI1E;
import java.util.Scanner;
public class Array {
private static Scanner scanner;
public static void main(String[] args) {
// TODO Auto-generated method stub
String arrjenis_service[] = {
“Service Hp”, “Install Ulang”, “Ganti LCD”, “Suntik Lagu”,
“Ganti Mesin”, “Ganti Cassing”
};
//display result from array
for (int j=0; j
Senin, 27 April 2015
Kamis, 27 November 2014
SISTEM INFORMASI
Sistem Informasi Menurut Saya adalah suatu
bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai
bentuk dari memori sosial.
sistem informasi di ambil dari dua suku kata yaitu sistem dan informasi.
Sistem adalah cara untuk mencapai sebuah tujuan.
informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang mempunyai arti dan bermanfaat bagi manusia.secara umum sistem informasi sangat berguna bagi manusia.
banyak manfaat dari sistem informasi karna sistem informasi
diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia
contoh di sebuah perusahaan
sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi subuah perusahaan
sangat rugi gak mengenal sistem informasi
jaman sekarang gak kenal sistem informasi bisa di bilang kuper kita
masa kita mau ngasih kabar masih nulis surat,orang orang udah pada pake sms
Apalagi untuk para mahasiswa yang ambil jurusan sistem informasi
tuh sangat bagus karna mudah mencari pekerjaan apa lagi di era serba canggih
kita juga bisa belajar tentang sistem sistem yang ada di dunia ini
Itulah informasi dari saya tentang sistem informasi dan keuntunganya
Ayoo kita semua mulai belajar dan memahami tentang SISTEM INFORMASI.
Dan kalo ingin tahu lebih perincih tentang sistem informasi silahkan mampir ke blog ini banyak artikel tentang SISTEM INFORMASI.
Sejarah Bank Sumsel Babel
Sejarah
PT. Bank Pembangunan Daerah
Sumatera Selatan dan Bangka Belitung didirikan pada tanggal 6 November
1957 dengan nama PT Bank Pembangunan Sumatera Selatan yang didirikan
berdasarkan:
- Keputusan Panglima Ketua Penguasa Perang Daerah Sriwijaya Tingkat I Sumatera Selatan Nomor 132/SPP/58 tanggal 10 April 1958 dengan berlaku surut. mulai tanggal 6 Nopember 1957.
- Akta Notaris Tan Thong Khe Nomor 54 tanggal 29 September 1958 dengan izin Menteri Kehakiman No. J.A.5/44/16 tanggal 11 Mei 1959.
- Izin Usaha Bank dari Menteri Keuangan Nomor 47692/UM II tanggal 18 April 1959.
Setelah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir sejak diberlakukannya Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang perbankan dan sesuai dengan Perda No. 6 tahun 2000 tanggal 19 Mei 2000, Bank Sumsel mengubah bentuk badan hukum dari Perusahaan Daerah menjadi Perusahaan Persero Terbatas dengan Akta Pendirian No. 20 tanggal 25 November 2000 dan persetujuan Deputi Gubernur Bank Indonesia No.3/2/KEP.DpG/2001 tanggal 24 September 2001.
Perubahan badan hukum tersebut terhitung tanggal 1 Oktober 2001, dengan berbagai perubahan yang mendasar dan menyeluruh tersebut agar Bank Sumsel lebih profesional dan mampu bersaing pada era otonomi daerah.
Sekilas Perubahan Nama Bank Sumsel Babel
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Pemegang Saham di Luar Rapat PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan Nomor2 tanggal 03 November 2009 dan Pengesahan Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia Republik Indonesia Nomor:AHU-56914.AH.01.02. Tahun 2009 tanggal 20 November 2009, maka:
Bank Sumsel berubah nama menjadi Bank Sumsel Babel
Sumber Dari :http://www.banksumselbabel.com
Keuntungan dan kelemaham sistem pakar
Keuntungan Sistem Pakar
Secara garis besar, banyak manfaat yang dapat diambil dengan adanya sistem pakar, antara lain :
1. Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.
2. Bisa melakukan proses secara berulang secara otomatis.
3. Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.
4. Meningkatkan output dan produktivitas.
5. Meningkatkan kualitas.
6. Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar (terutama yang termasuk keahlian langka).
7. Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya.
8. Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.
9. Memiliki reabilitas.
10. Meningkatkan kapabilitas sistem komputer.
11. Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian.
12. Sebagai media pelengkap dalam pelatihan.
13. Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.
14. Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan
Kelemahan Sistem Pakar
Di samping memiliki beberapa keuntungan, sistem pakar juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain :
1. Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya sangat mahal.
2. Sulit dikembangkan. Hal ini tentu saja erat kaitannya dengan ketersediaan pakar di bidangnya.
3. Sistem Pakar tidak 100% bernilai benar.
Ciri-Ciri Sistem Pakar
Ciri-Ciri Sistem Pakar
Sistem pakar yang baik harus memenuhi ciri-ciri sebagai berikut :
• Memiliki informasi yang handal.
• Mudah dimodifikasi.
• Dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer.
• Memiliki kemampuan untuk belajar beradaptasi.
Sistem Pakar
sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah seperti layaknya seorang pakar. Dengan sistem pakar ini, orang awam pun dapat menyelesaikan masalahnya atau hanya sekedar mencari suatu informasi berkualitas yang sebenarnya hanya dapat diperoleh dengan bantuan para ahli di bidangnya. Sistem pakar ini juga akan dapat membantu aktivitas para pakar sebagai asisten yang berpengalaman dan mempunyai asisten yang berpengalaman dan mempunyai pengetahuan yang dibutuhkan. Dalam penyusunannya, sistem pakar mengkombinasikan kaidah-kaidah penarikan kesimpulan (inference rules) dengan basis pengetahuan tertentu yang diberikan oleh satu atau lebih pakar dalam bidang tertentu. Kombinasi dari kedua hal tersebut disimpan dalam komputer, yang selanjutnya digunakan dalam proses pengambilan keputusan untuk penyelesaian masalah tertentu.
Macam Macam Sistem informasi
1. Sistem Informasi Akutansi
: Sistem informasi yang menyajikan informasi yang dipakai oleh dipakai
fungsi akutansi. Sistem ini mencakup semua transaksi yang berhubungan
dengan keuangan di sebuah perusahaan atau organisasi.
2. Sistem Informasi Manufaktur
: Sistem informasi yang bekerja sama dengan sistem informasi lain
untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang
berhubungan dengan produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan.
3. Sistem Informasi SDM : Sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan khususnya di bagian personalia.
4. Sistem Informasi Keuangan : Sistem informasi yang menyediakan informasi pada fungsi keuangan yang menyangkut keuangan perusahaan.
5. Sistem Informasi Pemasaran : Sistem Informasi yang menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh fungsi pemasaran.
Sebenarnya masih banyak lagi macam sistem
informasi yang telah diterapkan di berbagai perusahaan demi menunjang
efektifitas dan efisiensi jalannya proses bisnis yang ada. Kelima
sistem informasi diatas adalah yang dianggap paling sering atau sangat
umu terdapat di sebuah perusahaan.
Komponen Fisik Sistem Informasi:
1. Perangkat keras komputer : CPU, storage, perangkat input/output, terminal untuk interaksi, media komunikasi data.
2.
Perangkat lunak komputer : perangkat lunak sistem (sistem operasi dan
utilitinya), perangkat lunak umum aplikasi (bahasa pemrograman),
perangkat lunak aplikasi (aplikasi akuntansi dll).
3. Basis data : penyimpanan data pada media penyimpan komputer.
4. Prosedur : langkah-langkah penggunaan sistem.
5.
Personil : yang mengoperasikan sistem, menyediakan masukan,
mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung
sistem.
komponen Sistem informasi
Sistem
informasi memiliki komponen berupa subsistem yang merupakan elemen
elemen yang lebih kecil yang membentuk sistem informasi tersebut
misalnya bagian input, proses, output. Tanpa ketiga itu sistem informasi
tidak dapat berjalan dengan baik.
1. Input : sekumpulan data yang akan kita olah menjadi sebuah informasi yang nantinya akan kita sajikan bagi masyarakat.
2. Proses : suatu kegiatan dimana kita mengolah seluruh data yang ada untuk menghasilkan suatu informasi .
3. Output : informasi-informasi yang dapat dengan mudah di peroleh, di mengerti dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Definisi Sistem informasi
Kualitas Informasi tergantung dari 3 hal, yaitu informasi
harus :
1. Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.
2. Tepat pada waktunya, berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat.
3. Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda.
Dari 3 hal tersebut maka akan di dapatkan sebuah nilai dari informasi tersebut. Nilai informasi ditentukan dari dua hal, yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.
terdapat beberapa kata kunci :
1. Berbasis komputer dan sistem manusia dan mesin
- Berbasis komputer : perancang harus memahami pengetahuan komputer dan pemrosesan informasi.
- Sistem manusia mesin : ada interaksi antara manusia sebagai pengelola dan mesin sebagai alat untuk memroses informasi. Ada proses manual yang harus dilakukan manusia dan ada proses yang terotomasi oleh mesin. Oleh karena itu diperlukan suatu prosedur/manual sistem.
2. Sistem basis data terintegrasi
- Adanya penggunaan basis data secara bersama-sama (sharing) dalam sebuah data base manajemen system.
3. Mendukung operasi
- Informasi yang diolah dan di hasilkan digunakan untuk mendukung operasi organisasi.
Minggu, 23 November 2014
Aplikasi Sistem Informasi Akademik Berbasis Android
Wuiss keren abiss, mungkin jadi refrensi
temen-temen yang suka coding untuk menyimak hal dibawah ini, artikel
ini saya kutip dari mas Lumbung. ChekidoT!
Jurnal Android ini tentang aplikasi sistem informasi akademik berbasis android dengan
memanfaatkan web service. Pengembangan dari aplikasi ini pernah diseminarkan di KNSI STIKOM Bali bulan februari lalu. Lumayan tuh, bisa
jadi judul skripsi bagi rekan-rekan yang belum punya judul skripsi.
Tampilannya masih sederhana, saya memanfaatkan sebuah class khusus untuk
mengatur layout pada tampilan dashboard. Sehingga tombol-tombol yang
nangkring disana akan fleksibel mengikuti ukuran layar. Hanya ada
beberapa menu-menu standar, seperti melihat nilai, jadwal, cek kehadiran
dosen, rangking angkatan, info kampus.
Berikut beberapa tampilannya :
aplikasi ini tidak bisa berjalan di android versi 2,3 ke atas
. Masalahnya ialah di android 2,3 ke atas pengaksesan via httprequest
tidak diperbolehkan langsung dari main UI.
Ayoo sipa yang berminat dengan coding aplikasi ini?? Share..... Salam, salam. Keren lah....
By Muhammad Randy chaniago,hady prasmana,doni perdana
By Muhammad Randy chaniago,hady prasmana,doni perdana
Sejarah Universitas Bina Darma
Atas prakarsa Prof. Ir. H.
Bochari Rachman, M.Sc. dan kawan-kawan pada tanggal 28 Desember 1993
didirikan Yayasan Bina Darma dengan Akte Notaris Alia Ghani, S.H. Nomor
: 95. Kemudian tanggal 10 Maret 2001 terjadi perubahan pendiri Yayasan
Bina Darma berdasarkan akte notaris Thamrin nomor : 6.
|
Maksud dan tujuan didirikannya Yayasan ini
antara lain untuk turut serta secara aktif membantu pemerintah dalam
melaksanakan program pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan
cita-cita nasional dan turut serta membantu pemerintah dalam upaya
mencerdaskan kehidupan bangsa.
Mengingat sarana dan prasarana yang disediakan
oleh Yayasan sudah cukup memadai untuk menyelenggarakan suatu program
pendidikan tinggi di Sumatera Selatan, maka didirikanlah 2 (dua)
Sekolah Tinggi yaitu Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer
(STMIK) Bina Darma dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Darma.
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Darma yang diasuh dan dibina oleh Yayasan Bina Darma berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud RI. Nomor : 027/D/O/1994, tanggal 18 Mei 1994, STMIK Bina Darma mendapat status TERDAFTAR. Pada tahun 2001, STMIK Bina Darma mendapat status TERAKREDITASI untuk kedua program studi yang diselenggarakan, yaitu Program Studi Sistem Informasi (SI) dan Program Studi Teknik Informatika (TI) jenjang program strata satu (S1). Berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 005/BAN-PT/Ak-X/S1/VI/2006 tanggal 15 Juni 2006 untuk Program Studi Teknik Informatika (S1) dan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 018/BAN-PT/Ak-XI/S1/VIII/2007 tanggal 18 Agustus 2007 untuk Program Studi Sistem Informasi (S1).
Kemudian pada tahun 1995, berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Dikti Depdikbud Nomor : 488/DIKTI/Kep/1995, tanggal 29 Nopember 1995, STMIK Bina Darma mendapat status TERDAFTAR untuk Program Studi Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi jenjang program Diploma I (D1). Pada tahun 1998, STMIK Bina Darma menambah lagi beberapa program studi berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor : 083/D/O/1998 tanggal 4 Maret 1998 STMIK Bina Darma mendapat status TERDAFTAR untuk Program Studi Manajemen Informatika, Komputerisasi Akuntansi dan Teknik Komputer jenjang program Diploma Tiga (D.III). Program Studi Teknik Komputer (D III) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 011/BAN-PT/Ak-VIIDpl/IX/2007 tanggal 29 September 2007. Program Studi Komputerisasi Akuntansi (III) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 005/BAN-PT/Ak/Dpl-III/VI/2005 tanggal 8 Juni 2005 dan berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 007/BAN-PT/Ak-VIII/Dpl-III/VI/2008 tanggal 20 Juni 2008 untuk Program Studi Manajemen Informatika (D III) .
Yayasan Bina Darma juga menyelenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Darma berdasarkan SK. Mendikbud RI. Nomor : 046/D/O/1994, tanggal 7 Juli 1994. Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 019/BAN-PT/Ak-X/S1/XII/2006 tanggal 8 Desember 2006. Program Studi Manajemen (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 012/BAN-PT/Ak-IX/S1/VII/2005 tanggal 21 Juli 2005.
Pada tahun 1998 berdasarkan surat keputusan Dirjen Dikti nomor : 127/DIKTI/Kep/1998 tahun 1998 dibuka Program Studi Manajemen Perusahaan dan Administrasi Bisnis jenjang program Diploma Tiga (D III) dengan status TERDAFTAR. Kedua program studi tersebut sudah mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 007/BAN-PT/AK-VII/Dpl/VIII/2007 tanggal 11 Agustus 2007 untuk Program Studi Manajemen Perusahaan (D III) dan berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 005/BAN-PT/AK-VII/Dpl/VVII/2007 tanggal 10 Juli 2007 untuk Program Studi Administrasi Bisnis (D III).
Kemudian sejalan dengan berjalannya waktu, maka pada tanggal 30 April 2001 berdasarkan Akte Notaris Thamrin nomor : 36, Yayasan Bina Darma mengambil alih pengelolaan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Graha Darma. Yayasan Bina Darma mengubah nama Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Graha Darma menjadi Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Bina Darma berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor : 143/D/0/2001 tanggal 27 Agustus 2001.
Pada perkembangan selanjutnya atas segala usaha dan prestasi semua unsur yang ada di ketiga Sekolah Tinggi yang berada dalam naungan Yayasan Bina Darma yaitu Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Darma, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Darma dan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Bina Darma digabung menjadi Universitas berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 112/D/0/2002 tanggal 7 Juni 2002 tentang Penggabungan 3 (tiga) Sekolah Tinggi menjadi Universitas dan Penambahan izin penyelenggaraan program studi baru yang diselenggarakan oleh Yayasan Bina Darma di Palembang. Sehubungan dengan itu maka untuk Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Darma berubah menjadi Fakultas Ilmu Komputer, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Darma berubah menjadi Fakultas Ekonomi, dan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) berubah menjadi Fakultas Bahasa dan Sastra, dan ditambah dua fakultas lagi yaitu Fakultas Teknik dengan Program Studi Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknologi Industri jenjang studi strata satu (S1), dan Fakultas Psikologi dengan Program Studi Psikologi jenjang studi strata satu (S1). Program Studi Teknologi Industri (S1) dan Program Studi Teknik Sipil (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 001/BAN-PT/Ak-X/S1/I/2007 tanggal 13 Januari 2007. Program Studi Teknik Elektro (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 021/BAN-PT/Ak-X/S1/XII/2006 tanggal 30 Desember 2006.
Universitas Bina Darma adalah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang mengasuh dan mengembangkan ilmu dan keahlian profesional pada 7 (tujuh) fakultas dengan program studi unggulan tiap fakultas yang berada di Sumatera Selatan. Universitas Bina Darma yang saat ini mengelola 7 (tujuh) fakultas dengan 19 program studi, mempunyai komitmen untuk menciptakan lulusan yang siap kerja dan dapat diterima di masyarakat. Untuk itulah Universitas Bina Darma mengusahakan Sertifikasi dari International Organization for Standarization ( ISO 9001:2000 ), dan pada tanggal 7 Juli 2003 telah memperoleh Sertifikasi dengan nomor Registrasi 04100. 30981. Dengan telah ditetapkan system manajemen mutu ISO 9001 : 2000 di Universitas Bina Darma maka setiap aktivitas dilaksanakan dengan terencana dan hasilnya dapat diukur secara objektif. Hal ini berarti proses belajar mengajar di Universitas Bina Darma telah sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku, sehingga lulusannya sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat.
Kemudian di akhir tahun 2004, melalui Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor: 4376/D/T/2004, tanggal 2 November 2004 tentang Ijin Penyelenggaraan Program Studi Manajemen (S2) pada Universitas Bina Darma, Universitas Bina Darma mendapatkan kepercayaan untuk membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen, dengan konsentrasi Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Sistem Informasi dan Akuntansi Manajemen, Manajemen Pendidikan yang mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 004/BAN-PT/Ak-VI/S2/VI/2008 tanggal 13 Juni 2008.
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Darma yang diasuh dan dibina oleh Yayasan Bina Darma berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud RI. Nomor : 027/D/O/1994, tanggal 18 Mei 1994, STMIK Bina Darma mendapat status TERDAFTAR. Pada tahun 2001, STMIK Bina Darma mendapat status TERAKREDITASI untuk kedua program studi yang diselenggarakan, yaitu Program Studi Sistem Informasi (SI) dan Program Studi Teknik Informatika (TI) jenjang program strata satu (S1). Berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 005/BAN-PT/Ak-X/S1/VI/2006 tanggal 15 Juni 2006 untuk Program Studi Teknik Informatika (S1) dan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 018/BAN-PT/Ak-XI/S1/VIII/2007 tanggal 18 Agustus 2007 untuk Program Studi Sistem Informasi (S1).
Kemudian pada tahun 1995, berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Dikti Depdikbud Nomor : 488/DIKTI/Kep/1995, tanggal 29 Nopember 1995, STMIK Bina Darma mendapat status TERDAFTAR untuk Program Studi Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi jenjang program Diploma I (D1). Pada tahun 1998, STMIK Bina Darma menambah lagi beberapa program studi berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor : 083/D/O/1998 tanggal 4 Maret 1998 STMIK Bina Darma mendapat status TERDAFTAR untuk Program Studi Manajemen Informatika, Komputerisasi Akuntansi dan Teknik Komputer jenjang program Diploma Tiga (D.III). Program Studi Teknik Komputer (D III) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 011/BAN-PT/Ak-VIIDpl/IX/2007 tanggal 29 September 2007. Program Studi Komputerisasi Akuntansi (III) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 005/BAN-PT/Ak/Dpl-III/VI/2005 tanggal 8 Juni 2005 dan berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 007/BAN-PT/Ak-VIII/Dpl-III/VI/2008 tanggal 20 Juni 2008 untuk Program Studi Manajemen Informatika (D III) .
Yayasan Bina Darma juga menyelenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Darma berdasarkan SK. Mendikbud RI. Nomor : 046/D/O/1994, tanggal 7 Juli 1994. Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 019/BAN-PT/Ak-X/S1/XII/2006 tanggal 8 Desember 2006. Program Studi Manajemen (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 012/BAN-PT/Ak-IX/S1/VII/2005 tanggal 21 Juli 2005.
Pada tahun 1998 berdasarkan surat keputusan Dirjen Dikti nomor : 127/DIKTI/Kep/1998 tahun 1998 dibuka Program Studi Manajemen Perusahaan dan Administrasi Bisnis jenjang program Diploma Tiga (D III) dengan status TERDAFTAR. Kedua program studi tersebut sudah mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 007/BAN-PT/AK-VII/Dpl/VIII/2007 tanggal 11 Agustus 2007 untuk Program Studi Manajemen Perusahaan (D III) dan berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 005/BAN-PT/AK-VII/Dpl/VVII/2007 tanggal 10 Juli 2007 untuk Program Studi Administrasi Bisnis (D III).
Kemudian sejalan dengan berjalannya waktu, maka pada tanggal 30 April 2001 berdasarkan Akte Notaris Thamrin nomor : 36, Yayasan Bina Darma mengambil alih pengelolaan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Graha Darma. Yayasan Bina Darma mengubah nama Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Graha Darma menjadi Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Bina Darma berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor : 143/D/0/2001 tanggal 27 Agustus 2001.
Pada perkembangan selanjutnya atas segala usaha dan prestasi semua unsur yang ada di ketiga Sekolah Tinggi yang berada dalam naungan Yayasan Bina Darma yaitu Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Darma, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Darma dan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Bina Darma digabung menjadi Universitas berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 112/D/0/2002 tanggal 7 Juni 2002 tentang Penggabungan 3 (tiga) Sekolah Tinggi menjadi Universitas dan Penambahan izin penyelenggaraan program studi baru yang diselenggarakan oleh Yayasan Bina Darma di Palembang. Sehubungan dengan itu maka untuk Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Darma berubah menjadi Fakultas Ilmu Komputer, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Darma berubah menjadi Fakultas Ekonomi, dan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) berubah menjadi Fakultas Bahasa dan Sastra, dan ditambah dua fakultas lagi yaitu Fakultas Teknik dengan Program Studi Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknologi Industri jenjang studi strata satu (S1), dan Fakultas Psikologi dengan Program Studi Psikologi jenjang studi strata satu (S1). Program Studi Teknologi Industri (S1) dan Program Studi Teknik Sipil (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 001/BAN-PT/Ak-X/S1/I/2007 tanggal 13 Januari 2007. Program Studi Teknik Elektro (S1) mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 021/BAN-PT/Ak-X/S1/XII/2006 tanggal 30 Desember 2006.
Universitas Bina Darma adalah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang mengasuh dan mengembangkan ilmu dan keahlian profesional pada 7 (tujuh) fakultas dengan program studi unggulan tiap fakultas yang berada di Sumatera Selatan. Universitas Bina Darma yang saat ini mengelola 7 (tujuh) fakultas dengan 19 program studi, mempunyai komitmen untuk menciptakan lulusan yang siap kerja dan dapat diterima di masyarakat. Untuk itulah Universitas Bina Darma mengusahakan Sertifikasi dari International Organization for Standarization ( ISO 9001:2000 ), dan pada tanggal 7 Juli 2003 telah memperoleh Sertifikasi dengan nomor Registrasi 04100. 30981. Dengan telah ditetapkan system manajemen mutu ISO 9001 : 2000 di Universitas Bina Darma maka setiap aktivitas dilaksanakan dengan terencana dan hasilnya dapat diukur secara objektif. Hal ini berarti proses belajar mengajar di Universitas Bina Darma telah sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku, sehingga lulusannya sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat.
Kemudian di akhir tahun 2004, melalui Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor: 4376/D/T/2004, tanggal 2 November 2004 tentang Ijin Penyelenggaraan Program Studi Manajemen (S2) pada Universitas Bina Darma, Universitas Bina Darma mendapatkan kepercayaan untuk membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen, dengan konsentrasi Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Sistem Informasi dan Akuntansi Manajemen, Manajemen Pendidikan yang mendapat status TERAKREDITASI berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 004/BAN-PT/Ak-VI/S2/VI/2008 tanggal 13 Juni 2008.
Pada tanggal 8 September 2005, melalui Surat
Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor: 3024/D/T/2005
Universitas Bina Darma mendapatkan kepercayaan untuk menyelenggarakan
Program Studi Ilmu Komunikasi jenjang studi strata satu (S1) dibawah
Fakultas Ilmu Komunikasi. Pada tanggal 19 Oktober 2006, melalui surat
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional
Republik Indonesia Nomor: 3960/D/T/2006 Universitas Bina Darma mendapat
kepercayaan untuk menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Bahasa
Indonesia (S1). dan melalui surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 2042/D/T/2008
tanggal 30 Juni 2008 Universitas Bina Darma mendapat kepercayaan untuk
menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Olahraga (S1) dibawah
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bina Darma,
yang terdiri dari: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (S1) dan
Program Studi Pendidikan Olahraga (S1).
Jumat, 21 November 2014
Konsep Dasar Sistem
Pengertian Sistem Informasi
Konsep Dasar Sistem
Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel-variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu. Sistem bisa berupa abstraksi atau fisis (Gordon B. Davis, 2002). Sistem yang abstrak adalah susunan yang teratur dari gagasan-gagasan atau konsepsi yang saling tergantung. Sedangkan sistem yang bersifat fisis adalah serangkaian unsur yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan (Tata Sutabri, 2004).
Dari definisi di atas maka dapat diketahui manfaat
sistem yaitu untuk menyatukan atau mengintegrasikan semua unsur yang ada dalam
suatu ruang lingkup, dimana komponen-komponen tersebut tidak dapat berdiri
sendiri. Komponen atau sub sistem harus saling berintegrasi dan saling
berhubungan untuk membentuk satu kesatuan sehingga sasaran dan tujuan dari
sistem tersebut dapat tercapai. Pendekatan sistem yang merupakan kumpulan dari
komponen atau elemen-elemen merupakan definisi yang lebih luas dibandingkan
dengan pendekatan sistem yang prosedural.
Definisi lain dari sistem adalah
kumpulan dari bagian-bagian yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama
atau sekumpulan objek-objek yang saling berelasi dan
berinteraksi (Hanif Al Fata, 2007).
Konsep Dasar Serta Pengertian Data dan Informasi
Data dalah kumpulan
fakta yang tidak teroganisir. Pengolahan data akan mengubah data mentah menjadi
informasi (Nurwono, 1994). Informasi
adalah hasil pengolahan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem menjadi
bentuk yang mudah dipahami oleh penerimanya dan informasi ini menggambarkan
kejadian-kejadian nyata untuk menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang
ada, sehingga dapat digunakan untuk pengambilan suatu keputusan. Sumber
informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan
kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata (Tata Sutabri, 2004).
Kualitas dari suatu
informasi tergantung dari 3 (tiga) hal yaitu :
1.
Akurat (accurate)
Informasi harus bebas dari
kesalahan dan tidak boleh menyesatkan. Akurat juga berarti bahwa informasi
harus jelas mencerminkan maksudnya.
2.
Tepat waktu (timelines)
Informasi yang sampai pada
penerima tidak boleh tertunda. Informasi yang sudah usang nilainya akan
berkurang. Karena informasi merupakan landasan didalam pengambilan suatu
keputusan.
3.
Relevan (relevance)
Informasi tersebut mempunyai
manfaat untuk penggunanya. Relevansi informasi untuk setiap orang, satu dan
lainnya pasti berbeda.
Transformasi Data Menjadi Informasi
Data
hanyalah sekumpulan fakta. Namun fakta-fakta tersebut bisa memberikan suatu
informasi penting setelah diolah oleh proses-proses pengolahan, analisis, dan sintesis. Pada sistem terkomputerisasi proses penyimpanan data,
proses pengolahan, analisis, dan sintesis dan proses penampilan informasi
bisa dilakukan oleh komputer.
Contoh data
adalah: kumpulan data produk kerajinan, nota-nota transaksi perusahaan, dan
sebagainya. Data tersebut akan diolah menjadi suatu informasi. Contoh Informasi adalah: Nilai rata-rata mahasiswa untuk
matakuliah tertentu (diperoleh dari penjumlahan seluruh data nilai suatu
matakuliah dibagi dengan jumlah mahasiswa). Contoh yang lain adalah: laporan
pendapatan perusahaan (diperoleh dari analisa nota-nota transaksi perusahaan).
Pengertian Sistem Informasi
Sistem
informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan
kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi
yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk
dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang
diperlukan (Tata Sutabri, 2004).
Manfaat adanya sistem informasi dalam suatu instansi yaitu:
1.
Menyajikan informasi guna
mendukung pengambilan suatu keputusan.
2.
Menyajikan informasi guna
mendukung operasi harian.
3.
Menyajikan informasi yang
berkenaan dengan kepengurusan.
Beberapa komponen sistem informasi dapat diklasifikasikan sebagai :
1.
Perangkat keras (hardware)
dan perangkat lunak (software) yang berfungsi sebagai mesin.
2. Manusia (people) dan prosedur (procedures) yang merupakan manusia dan tata
cara menggunakan mesin.
3.
Data merupakan jembatan
penghubung antara manusia dan mesin agar terjadi suatu proses pengolahan data.
sejarah sistem informasi
Perkembangan peradaban manusia
diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang
selanjutnya dikenal dengan istilah Teknologi Informasi). Mulai dari
gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakkan
tonggak sejarah dalam bentuk prasasti sampai diperkenalkannya dunia arus
informasi yang kemudian dikenal dengan nama INTERNET.
Informasi yang disampaikan pun berkembang. Dari sekedar menggambarkan keadaan sampai taktik bertempur.
Pada
awalnya Teknologi Informasi yang dikembangkan manusia pada masa ini
berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang mereka
kenal, mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada
dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa
ini mereka mulai melakukan pengidentifikasian benda-benda yang ada
disekitar lingkungan mereka tinggal dan mewakilinya dengan bentuk-bentuk
yang kemudian mereka lukis pada dinding gua tempat mereka tinggal,
karena kemampuan mereka dalam berbahasa hanya berkisar pada bentuk suara
dengusan dan isyarat tangan sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada
masa ini.
Perkembangan
selanjutnya adalah diciptakan dan digunakannya alat-alat yang
menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat
dari tanduk binatang, isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan
terhadap bahaya.
Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400-an M)
Pada
masa ini Teknologi Informasi belum menjadi teknologi masal seperti yang
kita kenal sekarang ini, teknologi informasi masih digunakan oleh
kalangan-kalangan terbatas saja, digunakan pada saat-saat khusus, dan
mahal!
3000 SM
Untuk
yang pertama kali tulisan digunakan oleh bangsa sumeria dengan
menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari pictograf sebagai huruf.
Simbol
atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi yang
berbeda(penyebutan), sehingga mampu menjadi kata, kalimat dan bahasa.
2900 SM
Penggunakan Huruf Hierogliph pada bangsa Mesir Kuno
Hierogliph
merupakan bahasa simbol dimana setiap ungkapan di wakili oleh simbol
yang berbeda, yang ketifka digabungkan menjadi satu akan mempunyai cara
pengucapan dan arti yang berbeda, bentuk tulisan dan bahasa hierogliph
ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
500 SM
Serat Papyrus digunakan sebagai kertas
Kertas
yang terbuat dari serat pohon papyrus yang tumbuh disekitar sungai nil
ini menjadi media menulis/media informasi yang lebih kuat dan fleksibel
dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya digunakan
sebagai media informasi.
105 M
Bangsa Cina menemukan Kertas
Kertas
yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita
kenal sekarang, kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan,
disaring,dicuci kemudian diratakan dan dikeringkan, penemuan ini juga
memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok
kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang
dengan sistem Cap.
Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )
Tahun 1455
Mesin
Cetak yang menggunakan plat huruf yang tebuat dari besi yang bisa
diganti-ganti dalam bingkai yang tebuat dari kayu dikembangkan untuk
yang pertama kalinya oleh Johann Gutenberg.
Tahun 1830
Augusta
Lady Byron Menulis program komputer yang pertama didunia berkerjasama
dengan Charles Babbage menggunakan mesin Analytical-nya. Yang didesain
mampu memasukan data, mengolah data dan menghasilkan bentuk keluaran
dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital
yang pertama walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada
bersifat digital, 94 tahun sebelum komputer digital pertama ENIAC I
dibentuk.
Tahun 1837
Samuel
Morse mengembangkan Telegraph dan bahasa kode Morse bersama Sir William
Cook dan Sir Charles Wheatstone yang dikirim secara elektronik antara 2
tempat yang berjauhan melalui kabel yang menghubungkan kedua tempat
tersebut. Pengiriman dan Penerimaan Informasi ini mampu dikirim dan
diterima pada saat yang hampir bersamaan waktunya. Penemuan ini
memungkinkan informasi dapat diterima dan dipergunakan secara luas oleh
masyarakat tanpa dirintangi oleh jarak dan waktu.
Tahun 1861
Gambar bergerak yang peroyeksikan kedalam sebuah layar pertama kali di gunakan sebagai cikal bakal film sekarang.
Tahun 1876
Melvyl Dewey mengembangkan sitem penulisan Desimal.
Tahun 1877
a. Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan Telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum.
b. Fotografi dengan kecepatan tinggi ditemukan oleh Edweard Maybridge.
Tahun 1899
Dipergunakan sistem penyimpanan dalam Tape (pita) Magnetis yang pertama.
Tahun 1923
Zvorkyn menciptakan tabung TV yang pertama.
Tahun 1940
Dimulainya
pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi pada masa Perang
Dunia 2 yang dipergunakan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan
dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape.
Tahun 1945
Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean menggunakan Hypertext.
Tahun 1945
Komputer digital pertama didunia ENIAC I dikembangkan.
Tahun 1948
Para peneliti di Bell Telephone mengembangkan Transistor.
Tahun 1957
-
Jean Hoerni mengembangkan transistor Planar. Teknologi ini memungkinkan
pengembangan jutaan bahkan milyaran transistor dimasukan kedalam sebuah
keping kecil kristal silikon.
-
USSR (Rusia pada saat itu) meluncurkan sputnik sebagai satelit bumi
buatan yang pertama yang bertugas sebagai mata-mata. Sebagai balasannya
Amerika membentuk Advance Research Projects Agency (ARPA) dibawah
kewenangan Departemen Pertahanan Amerika untuk mengembangkan ilmu
Pengetahuan dan Teknologi Informasi dalam bidang Militer.
Tahun 1962
Rand
Paul Barand, dari perusahaan RAND, ditugaskan untuk mengembangkan suatu
sistem jaringan desentralisasi yang mampu mengendalikan sistem pemboman
dan peluncuran peluru kendali dalam perang Nuklir.
Tahun 1969
Sistem
jaringan yang pertama dibentuk dengan menghubungkan 4 nodes (titik),
antara University of California, SRI (Stanford), University California
of Santa Barbara, dan University of Utah.dengan kekuatan 50Kbps.
Tahun 1972
Ray Tomlinson menciptakan program e-mail yang pertama
Tahun 1973 – 1990
Istilah
INTERNET diperkenalkan dalam sebuah paper mengenai TCP/IP kemudian
dilakukan pengembangan sebuah protokol jaringan yang kemudian difkenal
dengan nama TCP/IP yang dikembangkan oleh grup dari DARPA, 1981 National
Science Foundation mengembangkan Backbone yang disebut CSNET dengan
kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan. kemudian
pada tahun 1986 IETF mengembangkan sebuah Server yang berfungsi sebagai
alat koordinasi diantara; DARPA, ARPANET, DDN dan Internet Gateway.
Tahun 1991- Sekarang
Sistem
bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN dalam
menanggulangi biaya operasionalnya memungut bayaran dari para
anggotanya. 1992 pembentukan komunitas Internet, dan diperkenalkannya
istilah World Wide Web oleh CERN. 1993, NSF membentuk InterNIC untuk
menyediakan jasa pelayanan Internet menyangkut direktori dan penyimpanan
data serta database (oleh AT&T), Jasa Registrasi (oleh Network
Solution Inc,), dan jasa Informasi (oleh General Atomics/CERFnet),1994
pertumbuhan Internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah
kedalam segala segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak
dapat dipisahkan dari manusia. 1995, Perusahaan umum mulai diperkenankan
menjadi provider dengan membeli jaringan di Backbone, langkah ini
memulai pengembangan Teknologi Informasi khususnya Internet dan
penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih
canggih.
Langganan:
Postingan (Atom)













